BLANTERORBITv102

    Cerdas dan Aman Saat Bertransaksi - Smart Money Wave

    Sabtu, 26 November 2016
    Transaksi (sumber : http://www.theegeek.com)
    Transaksi adalah suatu kegiatan dari individu atau kelompok yang mana akan menumbulkan penambahan atau pengurangan keuangan atau materil dari individu atau kelompok tersebut. Umumnya masyarakat akan lebih mengenal transaksi adalah sebagai kegiatan tukar menukar barang atau jasa. Transaksi tidak lepas dari bisnis atau hal yang menghasilkan sebuah keuntungan. 

    Umumnya dalam bertransaksi pasti akan melibatkan sejumlah uang tunai ataupun non tunai. Tidak dapat di pungkiri, uang adalah benda yang berharga karena memiliki nilai sebagai pengukur suatu transaksi atau barang yang lain. Indonesia merupakan negara berkembang yang seluruh transaksi bisnis masih menggunakan uang tunai. Baik itu bisnis skala kecil, menengah ataupun skala atas. Hingga era globalisasi yang penuh dengan teknologi dan penemuan yang lebih modern, transaksi tunai menggunakan uang tidak bisa di hilangkan.

    Bank Indonesia
    Pada tahun 2014, Bank Indonesia mewacanakan sebuah gerakan non tunai yang dikenal sebagai "Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT)". Tujuan dari gerakan ini adalah mengurangi penggunaan uang kertas sebagai alat untuk bertransaksi pembayaran. Hingga saat ini (*2016) Bank Indonesia masih terus melakukan gerakan non tunai melalui program-program pemerintah.

    Sebenarnya penulis sempat juga mengangkat gerakan non tunai ini dalam beberapa perlombaan tingkat nasional. Dua diantaranya adalah kegiatan lomba Gemastik 9 di UI Bogor dan ITCC 2016 di UDAYANA Bali. Pada perlombaan Gemastik 9 belum ada keberuntungan untuk lolos seleksi, dan pada perlombaan ITCC 2016 di UDAYANA memasuki 10 besar dari 21 finalis. Alasan penulis mengangkat landasan "Gerakan Non Tunai" di setiap karya ilmiah adalah karena hal ini sangat penting di lakukan. Apalagi ramalan perkembangan teknologi masa depan adalah bertransaksi menggunakan "data". Bayangkan saja jika kita tidak cepat berubah atau melakukan perubahan, maka kita akan tetap tertinggal dan tetap menjadi negara berkembang.

    Ada beberapa keuntungan yang penulis bayangkan apabila benar akan ada penerapan transaski pembayaran non tunai  secara menyeluruh.
    1. Memudahkan
      Menurut penulisa ada alasan kenapa non tunai memudahkan, yaitu dimana kita tidak perlu lagi mengeluarkan uang kertas saat bertransaksi pembayaran. Kita tidak perlu mencari uang pas, tidak perlu lagi menunggu kembalian uang dari pembelian barang. Selain itu jika kita gunakan transaksi elektronik, kita dapat melakukannya dengan apa saja dan tidak harus terikat dengan uang tunai.
    2. Uang Yang Rusak
      Setiap orang yang menggunakan uang kertas pasti tidak semuanya masih dalam keadaan baik. Terkadang uang kertas yang lusuh, kotor, dan bahkan sobek pun masih digunakan untuk bertransaksi. Kenapa masih digunakan? Ya karena uang masih memiliki nominal yang sama walau kondisinya sudah tidak baik. Dan ada beberapa orang juga yang tidak suka menerima uang yang sudah rusak termasuk penulis. Karena uang yang rusak sudah seperti uang yang tak layak pakai dalam bertransaksi. Sehingga sebagian orang termasuk penulis yang menerima unag dalam kondisi seperti itu hanya akan menyimpannya saja.
      Uang Rusak
    3. Sesuai Nominal
      Sebenarnya ini dapat tercapai apabila transaksi pembayaran di hitung setiap 1 rupiah. Kita umpamakan jika suatu barang di beri harga 13.303 rupiah, tentu kita harus mengeluarkan uang sejumlah 15.000 rupiah atau 20.000 rupiah. Tentu penjual akan mengembalikan sisa uang dari harga barang yang di jual tadi sesuai dengan nilai kembali setelah di hitung. Maka akan lebih efisien transaksi non tunai atau elektronik dengan menggunakan nominal 1 rupiah.
    4. Aman
      Menurut penulis transaksi elektronik akan lebih aman, baik dari penipuan ataupun dari faktor external yang akan terjadi saat bertransaksi.
    5. Mengurangi Korupsi Kolusi dan Nepotisme
      Berhubungan dengan poin 3 dan 4, poin 5 ini sangat menguntungkan bagi masyarakat indonesia. Jika setiap transaksi itu di tuliskan secara real nominalnya, maka akan ada penurunan dari tingkat kecurangan penambahan transaksi pembayaran. Dengan pembayaran non tunai dilakukan secara sistematis dan terukur sesuai dengan bobot nominal yang sebelumnya ditetapkan oleh Bank Indonesia.
    Sedangkan Bank Indonesia sendiri sudah menyatakan juga beberapa keuntungan apabila ada Gerakan Nasional Non Tunai , yaitu:
    1. Praktis dan Aman
    2. Efisiensi Biaya
    3. Otomasi Saat Transaksi
    4. Meningkatkan Sirkulasi Keuangan
    Lalu apa yang pernah penulis angkat dalam perlombaan? Baik saya akan paparkan salah satu yang pernah saya angkat sebagai landasan dalam latar belakang inovasi karya ilmiah. Sebelumnya ITCC atau Information Technologi Creative Competition 2016 adalah perlombaan yang di naungi oleh Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Udayana. Penulis dan tim mengikuti perlombaan Inovasi Bisnis TIK dengan judul "pembayaran menggunakan teknologi". Penulis dan tim membuat aplikasi bisnis penyediaan jasa yang transaksi pembayarannya menggunakan uang elektonik. Dalam transaksi pembayaran aplikasi juga menggunakan sistem uang muka. Pemotongan pembayaran sebagai uang muka digunakan saat pemilihan jasa yang akan digunakan. Alasan penulis dan tim menggunakan sistem pembayaran menggunakan uang muka sebelum pelunasan pembayaran adalah agar pengguna dan penyedia tetap terikat. Penyedia menyediakan jasa, ketika pengguna ingin menggunakan jasa dari peyedia, penyedia akan memberikan slot atau ruang untuk pengguna tersebut. Disinilah fungsi dari uang muka yaitu sebagai jaminan dari slot yang di berikan penyedia kepada pengguna. Agar tidak ada penipuan dan penyedia jasa tetap dapat bekerja dengan aman.

    Seluruh transaksi pada aplikasi baik dari pemotongan sebagai uang muka dan pelunasan sisa dilakukan secara elektronik dan otomasi. Uang tunai hanya dilakukan ketika pengguna atau penyedia ingin mencairakan nominal uang yang ada di aplikasi. Selain itu uang tunai juga hanya digunakan sebagai setoran pengisian nominal saldo yang akan di berikan kedalam aplikasi. Pengisian saldo juga dapat menggunakan Transaksi Non Tunai menggunakan Transfer ATM / Bank.

    Jadi bagaimana mengenai Transaksi Pembayaran Non Tunai menurut anda? Bagaimana pendapat anda apabila memang benar-benar akan di implementasikan ke dalam kehidupan ekonomi Indonesia? Kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi tetapi ini adalah suatu Gerakan yang baik sebagai perubahan di Indonesia.

    Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) | NetMedia | Bank Indonesia

    Terimakasih sudah berkesempatan untuk menimba ilmu dari blog JSC, semoga ilmu yang di share dapat bermanfaat. Jika ada pertanyaan mengenai ilmu yang terkait ataupun tidak, mari kita berdiskusi di dalam kolom komentar ini.

    Keep Learning and Keep Sharing